If you're making mistakes it means you're out there doing something.

Flag Counter
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Wisata India

10 Objek Wisata Terbaik di India

1. Taj Mahal
Banyak orang akan protes jika Taj Mahal tidak menempati urutan pertama dalam daftar tempat wisata terbaik di India. Anggota dari 7 keajaiban dunia yang lama ini tidak hanya populer karena bentuk bangunannya yang megah dan desainnya yang indah, tetapi juga karena sejarah pembangunannya yang romantis. Bangunan yang kental dengan gaya arsitektur Persia dan India tersebut dibangun oleh Maharaja Shah Jahan dari kerajaan Mughal untuk memperingati kematian istri yang begitu dicintainya, Mumtaz Mahal. Dari nama sang istri itulah, nama Taj Mahal berasal. Taj Mahal berlokasi di kawasan Agra, Uttar Pradesh, India.

2. Harmandir Sahib
Mungkin banyak yang kurang familiar dengan nama Harmandir Sahib. Tapi, itulah nama resmi untuk Kuil Emas Amritsar yang begitu populer di kalangan wisatawan di India. Harmandir Sahib merupakan tempat suci bagi agama Sikh yang dibangun pada abad ke-16 oleh sikh guru ke-5, Guru Arjan. Kuil ini kerap disebut sebagai Golden Temple (Kuil Emas) karena bagian luar dan atasnya dilapisi dengan emas. Terletak di tepi sungai suci yang dikenal dengan nama Sarovar, Harmandir Sahib memantulkan bayangan keemasan yang cantik, terutama di malam hari. Setiap pengunjung yang datang ke Harmandir Sahib harus menjaga kesucian tempat dengan melepas alas kaki, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi daging dan minuman berlakohol di sekitar kuil.

Harmandir Sahib
Harmandir Sahib
3. Benteng Amber
Benteng Amber yang terletak di kota Amer merupakan salah satu tujuan wisata utama di wilayah Jaipur, India. Objek wisata ini berupa benteng yang mengelilingi sebuah istana megah dengan gaya arsitektur khas India. Karena itulah Benteng Amber juga dikenal dengan sebutan Istana Amber. Benteng yang dikelilingi oleh sungai dan pepohonan hijau ini dulunya merupakan kediaman dari Maharaja Rajput dan keluarganya. Kini, Benteng Amber menjadi salah satu tempat wisata terpopuler di India yang dikunjungi oleh sekitar 5.000 wisatawan setiap harinya.

4. Benteng Mehrangarh
Setelah Jaipur, kita beralih ke Jodhpur. Di kawasan ini, terdapat benteng fenomenal lainnya yang dikenal dengan nama Benteng Mehrangarh. Terletak di atas bukit dengan ketinggian 122 meter di atas perkotaan di bawahnya, Benteng Mehrangarh tampak mencolok dan mengesankan. Di dalam sisi benteng, terdapat istana indah dengan halaman yang luas dan dinding yang penuh dengan ukiran bernilai seni tinggi. Keunikan Benteng Mehrangarh terekam dalam beberapa adegan film box office The Dark Knight Rises yang dirilis pada tahun 2012.

Benteng Mehrangarh
Benteng Mehrangarh
5. Akshardham
India terkenal memiliki banyak kompleks kuil Hindu yang cantik dan sakral. Salah satu kompleks kuil Hindu tercantik di India terdapat di kota Delhi. Akshardham namanya. Akshardham, juga dikenal dengan nama Delhi Akshardham atau Swaminarayan Akshardham, menjadi simbol dari kebudayaan, kerohanian, serta arsitektur Hindu dan India. Kuil Hindu di Delhi ini memiliki desain kompleks dengan banyaknya relief, atap, dan tiang-tiang kecil yang menjadi bagian dari kuil. Konon, kuil ini dibangun oleh 10.000 orang yang terdiri dari 7.000 pengrajin utama dan 3.000 sukarelawan.

6. Kuil Jain Ranakpur
Kuil Jain Ranakpur menjadi destinasi terfavorit ke-6 di India berkat desainnya yang unik. Tempat suci bagi kepercayaan Jainisme ini terbuat dari marmer berwarna cerah di atas lahan seluas 60 x 62 meter. Bagian bawah kuil ditopang oleh sekitar 1.444 tiang yang dihias dengan ukiran-ukiran indah. Tak ada satu tiangpun yang memiliki ukiran sama. Daya tarik lainnya dari Kuil Jain di Ranakpur adalah keberadaan patung-patung sakral yang saling berhadapan. Salah satu patung paling istimewa di kuil ini berbentuk 108 kepala ular dengan beberapa ekor buntut. Kepala dan badan patung ular dari marmer tersebut saling membelit hingga sulit menemukan pasangan kepala ular dan ekornya.

Kuil Jain Ranakpur
Kuil Jain Ranakpur
7. Benteng Agra
Di kota yang sama dengan Taj Mahal, terdapat tempat wisata menarik lainnya bernama Benteng Agra. Dari Taj Mahal, lokasi Benteng Agra hanya sekitar 2,5 km ke arah barat laut. Benteng Agra yang mengelilingi areal seluas 380.000 meter persegi memiliki 4 pintu gerbang utama. Delhi Gate dikenal sebagai pintu gerbang terbesar yang menghadap langsung ke kota. Sementara Lahore Gate atau Amar Singh Gate menjadi satu-satunya pintu masuk bagi wisatawan ke bagian dalam Benteng Agra di mana terdapat istana, paviliun, masjid, balkon, lapangan, dan berbagai jenis patung.

8. Kompleks Monumen Khajuraho
Sesuai dengan namanya, Kompleks Monumen Khajuraho merupakan sekumpulan kuil dan bangunan suci di kawasan Khajuraho, Madhya Pradesh, India. Kawasan ini disebut-sebut memiliki kompleks kuil Hindu dan Jain terbesar di India. Hampir sleuruh kuil dan bangunan di kompleks Monumen Khajuraho terbuat dari batu pasir yang direkatkan dengan tanggam dan duri. Satu hal yang membedakan kuil di Khajuraho dan kuil-kuil di kawasan India lainnya adalah reliefnya yang memiliki tema erotis.

Kuil di Khajuraho
Kuil di Khajuraho
9. Menara Qutub
Kalau Indonesia punya Monas dan Malaysia punya Menara Petronas, maka India punya Menara Qutub yang terletak di Delhi. Menara Qutub, juga dikenal sebagai Qutab Minar, Qutb Minar, atau Qutub Minar, merupakan menara tertinggi di India yang memiliki 374 tangga. Terbuat dari batu pasir merah dan marmer, Menara Qutub dihiasi dengan ukiran-ukiran rumit yang diambil dari ayat-ayat suci Al Qur’an. Uniknya, tiang penyangga besi pada Menara Qutub di Delhi berhiaskan prasasti Brahmi dalam bahasa Sanskerta.

10. Istana Kota Udaipur
Terakhir, objek wisata terpopuler di India adalah Istana Kota Udaipur. Berlokasi di tepi sungai Pichola di Udaipur, Rajahstan, Istana Udaipur dibangun oleh Maharaja Udai Singh pada tahun 1559. Istana Udaipur tampak semarak dan cemerlang dengan mengusung kombinasi desain khas Rajahstan dan Mughal. Dari kota Udaipur, Istana Udaipur membentuk pemandangan yang impresif karena terletak di atas bukit. Di malam hari, Istana yang pernah menjadi lokasi syuting film James Bond ini membentuk bayangan cantik berwarna keemasan yang terpantul di perairan sungai.

Istana Kota Udaipur
Istana Kota Udaipur

Keliling Kota Singapura

Wisata kota modern di negeri singapura
Singapura siapa yang tidak kenal? negara tetangga yang sangat dekat sekali dengan indonesia.
dapat ditempuh dengan pesawat hanya dalam 1 jam 50 menit.
jadwal pesawat yang bertolak ke singapura pun banyak sekali, hampir 15 menit sekali ada pesawat yang berangkat ke singapura dan sebaliknya.
apalagi sekarang negara singapura lagi naik daun, karena mereka membangun universal studio singapore
berikut adalah tempat-tempat yang wajib dikunjungi selama berkunjung ke singapura
ORCHARD Road - singapore
ini dia tempat paling populer di singapura, berbagai barang bermerk ada disini, penuh dengan turis-turis, terkenal dengan uncle ice cream di pinggir jalan, cuma 1dolar, mur mer, bagi turis yang menikmati suasana orchard road

Esplanade - singapura
Gedung ini unik banget, berbentuk seperti buah nangka, ada yang bilang seperti duren, ada juga yang bilang mirip mata lalat.
gedung ini digunakan untuk konser-konser musik, dan aktivitas yang berbau seni lain nya.
artis-artis dunia seperti david foster, dream theather pernah manggung di tempat ini

Vivo City - MALLsentosa singapore
Mall yang menjadi pintu masuk singapura. di mal ini dapat kita temukan pelabuhan, yang melayani trayek batam - singapura. dan sebaliknya singapore - batam.
selain itu bagi yang mau ke sentosa island juga pasti akan mampir di mal ini, karena mereka mempunyai akses monorail ke sentosa island

Universal Studio singapore
ini dia tempat wisata singapura yang paling banyak dikunjungi turis wisatawan yang berlibur ke singapura. sebuah theme park yang bertema unik-unik, selain memberikan wahana yang seru-seru, mereka juga mempunyai show-show yang unik, seperti monster rock, waterworld,
wahana permainan yang paling seru adalah mummy return dan batle star galactica

Song Of The Sea - singapura
ini dia pertunjukan 30 juta dolar , sebuah pertunjukan air mancur, yang memadukan laser, bola api, dan kembang api, serta pemandu sorak.
so pasti membuat kita semua terkesima

CHINA TOWN singapore - Buddha Tooth Relic Temple
tempat yang selalu ramai oleh wisatawan, terkenal dengan pernak pernik dan souvenir murah meriah, dapat kita temukan dendeng, gantungan kunci, baju-baju bertuliskan singapura, dihiasi dengan suasana yang oriental banget.
didekat chinatown juga terdapat sebuah vihara buddhist, disini terdapat relic sang buddha (relic = bagian tubuh / tulang) disini juga terdapat patung-patung buddha dan dewa dari banyak daerah, yang beraneka ragam.

Merlion Park at marina bay area singapore 
Gak afdol kalau ke singapura gak lihat merlion, merlion adalah maskot negara singapura, merupakan patung yang berbentuk campuran singa dan ikan,
merlion park terletak di area marina bay, pemandangan kota nya sangat amazing, TEMPAT yang sangat sangat wajib dikunjungi kalau berwisata ke singapura

Singapore Flyer
merupakan kincir setinggi 165 meter, mirip dengan bianglala di dufan, tapi ini jauh lebih besar, dan berada di tengah kota, merupakan kebangaan singapura, karena mengalahkan kincir london eyes di inggris.


The Helix Bridge

Jembatan cantik dengan design yang di adopsi dari DNA, double helix. menghubungkan dengan marina bay area, floating platform dan marina bay sands. seru banget buat foto-foto kalau berwisata di singapura

Marina Bay Sands - singapura
wisata terbaru di singapura sebuah bangunan unik yang berbentuk gedung 3 berbaris, dan diatas nya ada seperti perahu.
sangat populer sekali, disini terdapat casino, hotel dan mall,
setiap malam mereka menampilkan pertunjukan air mancur berteknologi tinggi.

Fountain of Wealth + Suntec City
satu lagi tempat wisata di singapura Suntec city merupakan mall dan gabungan tempat pameran (seperti di JCC jakarta)
jika sedang expo, gedung ini sangat ramai dengan penggunjung, karena masyarakat singapore terkenal sekali dengan belanja belanja.
di mal ini juga terdapat fountain of wealth , yaitu air mancur terbesar di dunia.
setiap malam juga menampilkan pertunjukan laser show,.

Wisata kota Perancis

1. Musee du Louvre


Tempat Wisata Di Perancis - Musee du Louvre
Musee du Louvre
Museum Louvre atau Mus←e du Louvre adalah tempat wisata di Perancis yang paling banyak dikunjungi di Perancis. Tempat ini adalah sebuah museum yang pada awalnya adalah sebuah benteng yang ada di Istana Louvre. Tempai ini dibangun pada masa pemerintahan Raja Phillip II.

Dengan luas sekitar 6.600 meter persegi, museum ini memiliki koleksi benda-benda bersejarah sebanyak lebih dari 35.000 yang berasal dari zaman prasejarah sampai dengan zaman abad ke-19. Dengan kunjungn wisatawan sebanyak lebih dari 8 juta pengunjung per tahunnya, telah menjadikan Museum Louvre sebagai museum yang paling banyak dikunjungi di dunia.



2. La Tour Eiffel


La Tour Eiffel
Menempati posisi kedua tempat wisata di Perancis yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Menara Eiffel atau La Tour Eiffel. Dengan kunjungan wisatawan sebanyak 6 juta lebih per tahunnya. Menara yang didirikan pada tahun 1889 ini kini telah menjelma menjadi ikon negara Perancis, khususnya Kota Paris dimana Menara Eiffel ini berada.

Menara ini memiliki tinggi 320 meter dengan lantai sebanyak 8 tingkat. Dan jika anda mengunjungi Perancis terutama Kota Paris, maka tidaklah lengkap jika anda belum mengunjungi Menara Eiffel dan berfoto di depannya.



3. Chateau de Versailles


Tempat Wisata Di Perancis - Chateau de Versailles
Chateau de Versailles
Chateau de Versailles atau Istana Versailles adalah tempat wisata di Perancis yang terletak dikota Versailles. Istana ini pada awalnya hanyalah sebuah pondok peristirahatan berburu yang dibangun oleh Raja Louis XIII pada tahun 1624. Dan pada perkembangannya tempat ini telah menjadi sebuah istana megah. Jika melihat arsitektur bangunannya yang luar biasa indah, maka tidak salah jika anda wajib mengunjungi tempat yang jumlah pengunjungnya lebih dari 6 juta orang per tahun ini. 




4. Centre Georges Pompidou


Tempat Wisata Di Perancis - Centre Georges Pompidou
Centre Georges Pompidou
Centre Georges Pompidou atau Pompidou Centre adalah tempat wisata di Perancis yang terletak di Beaubourg. Kompleks ini terdiri dari beberapa bangunan yang dilengkapi dengan pusat informasi, perpustakaan umum, museum seni modern terbesar di Eropa "Musee National d'Art Moderne", dan sebuah tempat pusat penelitian musik.





5. Musee d'Orsay


Tempat Wisata Di Perancis - Musee d'Orsay
Musee d'Orsay
Museum d'Orsay adalah museum tempat wisata di Perancis yang berada di kota Paris. Museum ini menempati bekas stasiun kereta Beaux-Arts yang dibangun di sekitar tahun 1898. Musee d'Orsay mengkoleksi aneka benda bersejarah seperti patung, lukisan, dan perabotan karya dari para seniman dunia dari masa impresionis dan pasca impresionis semacam Van Gogh, Monet, dan lain sebagainya.




6. Musee du quai Branly


Tempat Wisata Di Perancis - Musee du quai Branly
Musee du quai Branly
Tempat wisata di Perancis yang satu ini sering dijuluki MQB atau Museum Quai Branly. Terletak di kota Paris tidak jauh dari Menara Eiffel. MQB memiliki koleksi benda-benda seni adat, budaya dan peradaban yang berasal dari daerah Afrika, Asia, Oseania, dan Amerika.








7. Arc de Triomphe de l'Etoile


Tempat Wisata Di Perancis - Arc de Triomphe de l'Etoile
Arc de Triomphe de l'Etoile
Arc de Triomphe de l'Etoile adalah sebuah monumen bersejarah yang paling terkenal di Paris Perancis. Monumen ini didirikan sebagai penghormatan terhadap mereka yang gugur dalam revolusi Perancis dan perang Napoleon. Sedangkan di bawah monumen ini terletak makam dari para pahlawan tak dikenal yang gugur dalam Perang Dunia I. 

Monumen ini dibangun di tahun 1806 dengan ukuran 50m x 45m x 22m. Tempat wisata di Perancis ini berdiri megah di sisi barat Jalan Champs-Elysees dan terletak tepat di tengah-tengah Place Charles de Gaulle






8. Arc de Triomphe du Carrousel


Tempat Wisata Di Perancis - Arc de Triomphe du Carrousel
Arc de Triomphe du Carrousel
Arc de Triomphe du Carrousel adalah tempat wisata di Perancis yang bentuknya sangat mirip dengan Arc de Triomphe de l'Etoile. Sedikit berbeda dengan Arc de Triomphe de l'Etoile, Arc de Triomphe du Carrousel memiliki ukuran yang jauh lebih kecil yaitu 19m x 23m x 24m.

Monumen ini dibangun di bekas istana Tuileries, pada tahun yang sama dengan Arc de Triomphe de l'Etoile yaitu pada tahun 1908 untuk memperingati kemenangan Napoleon.





9. Mont Saint-Michel


Tempat Wisata Di Perancis - Mont Saint-Michel
Mont Saint-Michel
Mont Saint-Michel merupakan sebuah pulau batu cadas kecil yang terletak di Normandi, Perancis. Tepatnya di lepas pantai sebelah barat laut Perancis, ujung Sungai Couesnon dekat Avranches. Pulau Mont Saint-Michel memiliki luas sekitar 247 hektar dengan puncak tertinggi 92 meter.

Pada awalnya di abad ke-6 dan ke-7 tempat wisata di Perancisini merupakan sebuah benteng pertahanan, namun kemudian sejak abad ke-8 dialihfungsikan menjadi sebuah biara.




10. Notre-Dame de la Garde, Marseille


Tempat Wisata Di Perancis - Notre-Dame de la Garde, Marseille
Notre-Dame de la Garde, Marseille
Notre-Dame de la Garde, Marseille adalah sebuah tempat wisata di Perancis yang berupa sebuah Basilika Katolik dari zaman Neo Bizantium. Basilika cantik nan megah ini berdiri kokoh di titik tertinggi kota Marseille. Kerana kemegahannya, penduduk lokal Marseille sering menyebut Notre-Dame de la Garde, Marseille ini sebagai "La Bonne Mere" atau "Ibu Yang Baik" yang selalu setia menjaga dan melindungi kota Marseille.





11. Chateau de Chambord


Tempat Wisata Di Perancis - Chateau de Chambord
Chateau de Chambord
Chateau de Chambord adalah sebuah kastil atau istana kecil yang paling terkenal di Perancis. Tempat wisata di Perancis yang satu ini dibangun oleh Raja Francois I di sekitar tahun 1519 sampai tahun 1547. Kastil ini pada mulanya adalah sebuah tempat peristirahatan berburu. Beberapa pendapat mengatakan bahwa desain arsitektur Chateau de Chambord dibuat oleh Leonardo da Vinci






12. Sainte-Chapelle


Tempat Wisata Di Perancis - Sainte-Chapelle
Sainte-Chapelle
Atau Kapel Kudus adalah sebuah tempat wisata di Perasncis berupa Kapel kerajaan bergaya Gothic yang dibangun pada tahun 1239. Kapel ini pada awal pembangunannya dimaksudkan sebagai tempat menyimpan benda-benda suci dari kisah sengsara Yesus, yang dimiliki Raja Luis IX. Termasuk Mahkota Duri Kristus, yang juga merupakan salah satu relik atau benda tersuci dari masa Kristen abad pertengahan






13. Metz Cathedral


Tempat Wisata Di Perancis - Metz Cathedral - Saint-Étienne de Metz
Metz Cathedral
Metz Cathedral atau Saint-Étienne de MetzSaint-Etienne de Metz adalah tempat wisata di Perancis yang merupakan sebuah Katedral, yang juga adalah peninggalan yang sangat bersejarah bagi agama Katolik. Katedral yang memiliki julukan "Lentera Indah Tuhan" atau "Good Lord's Lantern" ini menyuguhkan keindahan arsitektur kaca partri yang terbesar dan terindah di dunia. 
Dengan bentangan seluas 6,496 meter persegi kaca patri ini menyuguhkan karya Gothic dan Renaissance beberapa seniman kaca patri kelas dunia seperti Hermann von Munster, Theobald dari Lixheim, dan Valentin Bousch dan romantis Charles-Laurent Marechal, tachist Roger Bissiere, Cubist Jacques Villon, dan modernis Marc Chagall.




14. Bastille (Grenoble)


Tempat Wisata Di Perancis - Bastille (Grenoble)
Bastille (Grenoble)
Bastille adalah tempat wisata di Perancis yang berupa sebuah benteng pertahanan yang berdara di ketinggian 476 meter di sisi selatan pegunungan Chartreuse, dan menghadap ke kota Grenoble. Bastille sendiri adalah sebuah nama bukit di Grenoble yang sangat indah dan telah lama menjadi tujuan wisata para turis dari berbagai negara.








15. Centre Pompidou-Metz


Tempat Wisata Di Perancis - Centre Pompidou-Metz
Centre Pompidou-Metz
Centre Pompidou-Metz adalah sebuah tempat wisata di Perancis yang berupa sebuah museum seni kontemporer dan moderen. Museum yang memiliki 3 buah galeri, auditorium, dan teater ini memiliki keindahan di arsitektur atapnya. Atap bangunan ini terinspirasi dari bentuk topi Cina, dan merupakan salah satu bangunan dengan arsitektur atap terbesar dan terumit di dunia.





16. Chateau du Haut-Koenigsbourg


Tempat Wisata Di Perancis - Chateau du Haut-Koenigsbourg
Chateau du Haut-Koenigsbourg
Chateau du Haut-Koenigsbourg sebuah tempat wisata di Perancis berupa Kastil yang berada di Orschwiller, Alsace, Prancis, tepatnya di pegunungan Vosges sebelah barat Selestat. Karena letaknya yang sangat strategis di ketinggian, maka tidak heran jika kastil ini telah menjadi milik para penguasa pada abad pertengahan secara bergantian. Diperkirakan kastil yang sangat indah ini dibangun pada pertengahan abad ke-12.






17. Puy de Dome


Tempat Wisata Di Perancis - Puy de Dome
Puy de Dome
Puy de Dome adalah tempat wisata di Perancis berupa kubah lava yang besar. Kubag lava raksasa yang terletak bagian tengah selatan negara Perancis inijuga adalah salah satu gunung berapi termuda yang menawarkan keindahan pemandangan alam Chaine des Puys dan Clermont-Ferrand.

Bagi para pecinta olahraga paralayang dan mendaki gunung, tempat ini adalah surganya. Dengan menyuguhkan pemandangan yang eksotis, selain itu para pendaki juga busa melalui bekas jalan setapak (Le sentier des muletiers) Romawi Kuno yang menuju ke Kuil Merkurius.




18. Musee Picasso


Tempat Wisata Di Perancis - Hotel Sale - Musee Picasso
Hotel Sale - Musee Picasso
Mus←e Picasso atau Museum Picasso adalah sebuah museum seni yang didedikasikan bagi karya-karya seni dari seniman kenamaan yaitu Pablo Picasso. Tempat wisata di Perancis ini berada di Hotel Sale, Paris dan dibangun di tahun 1656 sampai dengan tahun 1659.








19. Carcassonne


Tempat Wisata Di Perancis - Carcassonne
Carcassonne
Carcassonne adalah sebuah kota kecil nan indah yang berbenteng. Tempat wisata di Perancis ini berada di Aude. Kota benteng ini terbagi menjadi 2, yaitu kota benteng utama Cite de Carcassonne dan kota yang lebih luas Ville Basse. Kota Benteng Carcassonne memiliki luas are 65.08 kilometer persegi, dan menjadi sebuah kota yang sangat indah dan menarik untuk dikunjungi.


Colosseum

The Colosseum or Flavian Amphitheater was begun by Vespasian, inaugurated by Titus in 80 A.D. and completed by Domitian. Located on marshy land between the Esquiline and Caelian Hills, it was the first permanent amphitheater to be built in Rome. Its monumental size and grandeur as well as its practical and efficient organization for producing spectacles and controlling the large crowds make it one of the great architectural monuments achieved by the ancient Romans.
The amphitheater is a vast ellipse with tiers of seating for 50,000 spectators around a central elliptical arena. Below the wooden arena floor, there was a complex set of rooms and passageways for wild beasts and other provisions for staging the spectacles. Eighty walls radiate from the arena and support vaults for passageways, stairways and the tiers of seats. At the outer edge circumferential arcades link each level and the stairways between levels.
The three tiers of arcades are faced by three-quarter columns and entablatures, Doric in the first story, Ionic in the second, and Corinthian in the third. Above them is an attic story with Corinthian pilasters and small square window openings in alternate bays. At the top brackets and sockets carry the masts from which the velarium, a canopy for shade, was suspended.
The construction utilized a careful combination of types: concrete for the foundations, travertine for the piers and arcades, tufa infill between piers for the walls of the lower two levels, and brick-faced concrete used for the upper levels and for most of the vaults.

Details
The Colosseum was designed to hold 50,000 spectators, and it had approximately eighty entrances so crowds could arrive and leave easily and quickly.
The plan is a vast ellipse, measuring externally 188 m x 156 m (615 ft x 510 ft), with the base of the building covering about 6 acres. Vaults span between eighty radial walls to support tiers of seating and for passageways and stairs.
The facade of three tiers of arches and an attic story is about 48.5 m (158 ft) tall — roughly equivalent to a 12-15 story building.The Colosseum or Flavian Amphitheater was begun by Vespasian, inaugurated by Titus in 80 A.D. and completed by Domitian. Located on marshy land between the Esquiline and Caelian Hills, it was the first permanent amphitheater to be built in Rome. Its monumental size and grandeur as well as its practical and efficient organization for producing spectacles and controlling the large crowds make it one of the great architectural monuments achieved by the ancient Romans.
The amphitheater is a vast ellipse with tiers of seating for 50,000 spectators around a central elliptical arena. Below the wooden arena floor, there was a complex set of rooms and passageways for wild beasts and other provisions for staging the spectacles. Eighty walls radiate from the arena and support vaults for passageways, stairways and the tiers of seats. At the outer edge circumferential arcades link each level and the stairways between levels.
The three tiers of arcades are faced by three-quarter columns and entablatures, Doric in the first story, Ionic in the second, and Corinthian in the third. Above them is an attic story with Corinthian pilasters and small square window openings in alternate bays. At the top brackets and sockets carry the masts from which the velarium, a canopy for shade, was suspended.
The construction utilized a careful combination of types: concrete for the foundations, travertine for the piers and arcades, tufa infill between piers for the walls of the lower two levels, and brick-faced concrete used for the upper levels and for most of the vaults.

Details
The Colosseum was designed to hold 50,000 spectators, and it had approximately eighty entrances so crowds could arrive and leave easily and quickly.
The plan is a vast ellipse, measuring externally 188 m x 156 m (615 ft x 510 ft), with the base of the building covering about 6 acres. Vaults span between eighty radial walls to support tiers of seating and for passageways and stairs.
The facade of three tiers of arches and an attic story is about 48.5 m (158 ft) tall — roughly equivalent to a 12-15 story building.

Colosseum

The Colosseum or Flavian Amphitheater was begun by Vespasian, inaugurated by Titus in 80 A.D. and completed by Domitian. Located on marshy land between the Esquiline and Caelian Hills, it was the first permanent amphitheater to be built in Rome. Its monumental size and grandeur as well as its practical and efficient organization for producing spectacles and controlling the large crowds make it one of the great architectural monuments achieved by the ancient Romans.
The amphitheater is a vast ellipse with tiers of seating for 50,000 spectators around a central elliptical arena. Below the wooden arena floor, there was a complex set of rooms and passageways for wild beasts and other provisions for staging the spectacles. Eighty walls radiate from the arena and support vaults for passageways, stairways and the tiers of seats. At the outer edge circumferential arcades link each level and the stairways between levels.
The three tiers of arcades are faced by three-quarter columns and entablatures, Doric in the first story, Ionic in the second, and Corinthian in the third. Above them is an attic story with Corinthian pilasters and small square window openings in alternate bays. At the top brackets and sockets carry the masts from which the velarium, a canopy for shade, was suspended.
The construction utilized a careful combination of types: concrete for the foundations, travertine for the piers and arcades, tufa infill between piers for the walls of the lower two levels, and brick-faced concrete used for the upper levels and for most of the vaults.

Details
The Colosseum was designed to hold 50,000 spectators, and it had approximately eighty entrances so crowds could arrive and leave easily and quickly.
The plan is a vast ellipse, measuring externally 188 m x 156 m (615 ft x 510 ft), with the base of the building covering about 6 acres. Vaults span between eighty radial walls to support tiers of seating and for passageways and stairs.
The facade of three tiers of arches and an attic story is about 48.5 m (158 ft) tall — roughly equivalent to a 12-15 story building.The Colosseum or Flavian Amphitheater was begun by Vespasian, inaugurated by Titus in 80 A.D. and completed by Domitian. Located on marshy land between the Esquiline and Caelian Hills, it was the first permanent amphitheater to be built in Rome. Its monumental size and grandeur as well as its practical and efficient organization for producing spectacles and controlling the large crowds make it one of the great architectural monuments achieved by the ancient Romans.
The amphitheater is a vast ellipse with tiers of seating for 50,000 spectators around a central elliptical arena. Below the wooden arena floor, there was a complex set of rooms and passageways for wild beasts and other provisions for staging the spectacles. Eighty walls radiate from the arena and support vaults for passageways, stairways and the tiers of seats. At the outer edge circumferential arcades link each level and the stairways between levels.
The three tiers of arcades are faced by three-quarter columns and entablatures, Doric in the first story, Ionic in the second, and Corinthian in the third. Above them is an attic story with Corinthian pilasters and small square window openings in alternate bays. At the top brackets and sockets carry the masts from which the velarium, a canopy for shade, was suspended.
The construction utilized a careful combination of types: concrete for the foundations, travertine for the piers and arcades, tufa infill between piers for the walls of the lower two levels, and brick-faced concrete used for the upper levels and for most of the vaults.

Details
The Colosseum was designed to hold 50,000 spectators, and it had approximately eighty entrances so crowds could arrive and leave easily and quickly.
The plan is a vast ellipse, measuring externally 188 m x 156 m (615 ft x 510 ft), with the base of the building covering about 6 acres. Vaults span between eighty radial walls to support tiers of seating and for passageways and stairs.
The facade of three tiers of arches and an attic story is about 48.5 m (158 ft) tall — roughly equivalent to a 12-15 story building.

Rome Piazza Navona

Piazza Navona is one of the most famous and arguably the most beautiful of Rome's many squares. The large and lively square features no less than three magnificent fountains. Another eyecatcher is the Baroque church of Sant'Agnese in Agone.

Domitian's Stadium

Fontana del Moro, Navona Square, Rome
Moor Fountain

Scale Model of the Stadium of Domitian
Domitian's Stadium

Fountain of the four rivers, Piazza Navona, Rome
Fountain of the
four rivers

Neptune fountain
Neptune Fountain
The square is built on the former Stadium of Domitian, built by Emperor Domitian in 86 AD. Hence the long, oval shape of the square. The stadium, which had a larger arena than theColosseum was mainly used for festivals and sporting events.

The stadium was known as 'Circus Agonalis' (competition arena). It is believed that over time the name changed to 'in agone' to 'navone' and eventually to 'navona'.

In the fifteenth century the stadium was paved over to create the Navona square, but remnants of Domitian's stadium are still visible around the area. Guided tours to this underground monument are available, they start at Piazza Tor Sanguigna 13.

Fountain of the Four Rivers

The main attraction of Piazza Navona is the trio of fountains that adorn the square. The central and largest fountain is the Fontana dei Quattro Fiumi (Fountain of the Four Rivers). It was constructed between 1647 and 1651 on request of pope Innocent X.

The design of the fountain was first commissioned to Borromini, but it was ultimately handed to his rival Bernini. The fountain features four figures, each representing a river from a different continent - the Nile, Ganges, Danube and Rio de la Plata. The statues are at the base of a rock supporting an obelisk, originally located at the Circus of Maxentius, near the Appian Way.

Neptune Fountain & Moor Fountain

The two other fountains on the piazza are the Fontana del Nettuno (Neptune fountain) at the northern end and the Fontana del Moro (Moor fountain) at the southern end of the square.

The Fontana del Nettuno, also known as the Calderari, was built in 1576 by Giacomo della Porta. The statues of Neptune surrounded by sea nymphs were added in the nineteenth century.

Giacomo della Porta also built the Fontana del Moro. The central statue of a Moor holding a dolphin, a design by Bernini, was added in the seventeenth century. The tritons are nineteenth-century additions.

Church of Sant'Agnese in Agone

Sant'Agnese in Agone, Piazza Navona
Sant'Agnese in Agone
Another highlight at Navona square is the church of Sant'Agnese in Agone. It was commissioned in 1652 by Pope Innocent X and built on the site where according to legend, St. Agnes was stripped naked, but miraculously saved from disgrace by extraordinary growth of hair.

The front facade of the Baroque church was designed by Borromini, Bernini's main rival. Construction started just two years after the completion of Bernini's Fountain of the Four Rivers, right in front of the building. The church was completed in 1670.

Location

The Piazza Navona is situated in the historic center of Rome, west of the Pantheon. It is one of Rome's liveliest squares, with many outdoor cafes, restaurants and night clubs in the neighborhood.

Wisata Kota Roma


Sebagai ibukota dari negeri Pizza Italia, kota yang satu ini bisa dibilang memiliki sejarah dan peradaban yang teramat panjang untuk diuraikan satu persatu. 


Tidaklah mengherankan jika kemudian jutaan wisatawan dari seluruh dunia, selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi kota yang terkenal dengan berbagai atraksi wisata yang menarik. Berikut wisata di kota Roma



Mengunjungi Piazza Navona
Tempat ini terkenal karena memiliki empat air mancur yang berada tepat di tengah jantung kota Roma. Piazza Navona terkenal sebagai tujuan wisata paling unik di kota Roma, dimana setiap wisatawan harus melihat tempat ini jika mengunjungi Roma. 



Mengeksplorasi Colosseum
Kota penuh sejarah ini terkenal dengan karya seni yang mengagumkan. Setiap turis yang mengunjungi Colosseum, akan menyaksikan karya seni yang signifikan dari sebuah tempat yang dibangun sekitar 2000 tahun yang lalu. 



Mendatangi Kuil Pantheon
Pantheon atau dikenal juga sebagai kuil untuk menyembah semua dewa-dewi pada masa kejayaan Roma, merupakan tempat yang wajib di datangi saat berada di Roma. Tempat ini memiliki sejumlah monumen dan patung serta ukiran yang diciptakan dengan nilai seni bernilai tinggi. 



Menjelajahi Campo De Fiori
Puas menyaksikan peradaban dan sejarah kota Roma, wisatawan biasanya memanjakan diri dengan berbelanja di Campo De Fiori. Tempat ini merupakan sebuah pasar terbuka, yang menawarkan aneka produk dan jasa. Selain itu, tempat ini juga memiliki beberapa kafe dan bar sebagai tempat untuk melepas penat. 

BATU NIGHT SPECTACULAR

Batu Night Spectacular (BNS)

Batu Night Spectacular adalah sebuah wahana wisata terbaru dari Kota Batu. Malam hari anda bisa menikmati suguhan wisata paling spektakuler di Jawa Timur di Batu Night Spectacular (BNS). Obyek wisata yang berlokasi di Desa Oro-oro Ombo ini menyajikan aneka wahana yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga anda. Ada puluhan wahana yang tidak akan bisa Anda lupakan setelah menikmatinya seperti galeri hantu, slalom tes, sepeda udara tertinggi, lampion garden, dan trampoline. Di obyek wisata ini anda juga bisa menguji adrenalin dengan mencoba beberapa wahana seperti drag race, mouse coaster, dan beberapa permainan lain.
Banyak juga wahana yang khusus disediakan untuk anak-anak seperti kids zone yang terdiri dari 25 macam. Selain berbagai wahana menarik, keunikan BNS juga didukung letaknya yang sangat strategis di dataran tinggi. Dari obyek wisata mala mini anda bisa menikmati pemandangan alam Kota Malang dan sekitarnya dengan lebih sempurna. Gemerlap lampu di kawasan Malang Raya malam hari akan mengiringi suasana kongkow anda di beberapa kafe yang tersedia disana.  Batu Night Spectacular ( BNS ) juga menyiapkan beberapa wahana yang unik yang rugi kalau dilewatkan seperti lampion garden, galeri hantu, cinema empat dimensi, sirkuit go kart terpanjang, layar sepanjang 50 meter di area food court, dan air mancur menari.
Usai menikmati beragam wahana yang disediakan di areal seluas 3 ribu meter persegi ini, silahkan anda menuju night market. Arealnya tak hanya sekedar menjajakan beragam kebutuhan dan oleh-oleh khas. Tetapi, juga berbagai kebutuhan lainnya. Di ujung night market, ada ratusan kursi berjajar yang disediakan bagi pengunjung di areal food court. Ada banyak pilihan menu minuman maupun makanan di area ini. Tinggal pilih minuman dingin atau panas. Begitu halnya makanan. Banyak menu yang bisa dipilih sesuai selera.
Kenikmatan di food court bukan hanya pada menu makanan atau minumannya. Tetapi juga sajian yang diberikan saat pengunjung menikmati makanan maupun minuman. Ditengah-tengah menikmati hidangan, manajemen BNS akan menyajikan show time. Ada panggung musik yang menghadirkan musik-musik terbaru. Yang tak kalah menarik, saat show time ini adalah sajian dancing fountain (air mancur menari). Konsentrasi pengunjung pada makanan maupun minuman dijamin buyar. Tarian air mancur diiringi permainan lampu warna-warni itu mampu memaksa mata pengunjung tertuju ke liukan air. Air mancur itu terlihat cukup lihai menari mengikuti lantunan lagu. Dari lagu instrumental, pop rock, hingga dangdut koplo.
Puas menyaksikan tarian air mancur, pengunjung masih disuguhi dengan pertunjukan outer journey (keliling angkasa luar) lewat laser show di layar raksasa. Pertunjukan outer journey ini memberi sensasi tersendiri bagi pengunjung. Dengan layar 50 meter di atas kita, pengunjung serasa diajak keliling angkasa. Kadang pula, kita dikagetkan dengan helikopter animasi yang seakan berjalan di atas Kita. Jadi tunggu apa lagi, isi akhir pekan Anda bersama Keluarga minggu ini di Batu Night Spectacular ( BNS ).
Batu Night Spectacular ( BNS )
Alamat : Jl. Raya Oro-Oro Ombo 200, Batu – Malang Utara
Telepon : (0341) 5025111
Denah / Peta Lokasi BNS | Batu Night Spectacular


Pantai Prigi Wisata Jawatimuran!

Letak pantai prigi berada di wilayah desa Tasikmadu, Kec. Watulimo, Kab. Trenggalek. Pantai prigi menawarkan pemandangan yang tidak kalah dari pantai-pantai lain di jawa. Pantai ini sangat banyak dikunjungi wisatawan lokal khususnya ketika menjelang akhir pekan dan hari libur nasional. Bagi pengunjung luar kota, anda tidak perlu kuatir. Di dekat pantai terdapat hotel atau penginapan yang cukup nyaman dengan kantong anda. Ada juga warung-warung kecil di sekitar pantai, dan tak lupa kuliner khas jawa yang pasti sudah sangat cocok untuk lidah anda.  Ada juga warung atau toko cindera mata, berupa hasil karya dari kerang. Bagi anda yang ingin menyusuri pinggir laut, tersedia penyewaan kapal yang akan membawa Anda berkeliling disekitar pantai menikmati pemandangan pantai prigi.
Hal lain yang bisa anda temukan di pantai ini adalah tempat pelelangan ikan, anda akan menemukan pula deretan perahu nelayan yang lumayan banyak, berlabung dan membongkar tangkapan ikan. Pasar ikan yang menjadi pemandangan unik dan menambah wawasan anda mengenai kekayaan laut indonesia. Biasanya pantai dengan aktivitas nelayan terlihat suram dan kurang menyenangkan, tetapi pemda telah berhasil membuat pantai ini menjadi tujuan wisata, Prigi memiliki pasir kuning. Pemda Jawa Timur telah mengembangkan kawasan ini sebagai tempat pelelangan ikan terbesar di pantai selatan pulau Jawa. Sehingga aktivitas ekonomi di daerah inipun meningkat.
Pasir putihnya membentang kurang lebih 300 m, bersantai sambil menikmati sejuknya angin prigi, pantai ini sering dikunjungi keluarga maupun muda-mudi yang memadu kasih. Tiket masuk per-orang tidak terlalu mahal, cukup dengan Rp4.000,-/orang.
peta pantai prigi-29012

pantai prigi jawa timur-9201

Kawasan yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia memiliki banyak pantai dan berpotensi untuk dijadikan tempat wisata bahari. Karena berhadapan dengan Samudera Hindia, Nada yang berada di teluk-teluk kecil dan berombak cukup tenang karena sudah dipecah oleh batu karang, sehingga orang sering menyebutnya pantai pasir putih prigi.
Pantai yang berada di wilayah Desa Tasik Madu, Kecamatan Watulimo sekitar 48 km arah selatan Kota Trenggalek ini, selain sebagai sarana wisata pantai ini juga dikenal dengan Pelabuhan Penangkapan Ikan (PPI) terbesar di pantai selatan Pulau Jawa. Hasil tangkapan ikannya pun sangat besar, karena relative masih segar maka rasanya sangat enak. Pantai Prigi yang berjarak sekitar 40 km dari Jantung Kota Tulungagung  dan 48 km dari Jantung Kota Trenggalek ini, bisa sampai ke tempat ini pengunjung dapat menempuh melalui jalur utara atau selatan. Bila melalui rute jalur utara berarti dari Tulungagung–Gondang–Durenan–Bandung–Prigi. Sedang lewat jalur selatan, Tulungagung-Boyolangu-Campurdarat–Bandung-Prigi, dan jalan menuju ke pantai ini semua kondisinya sangat bagus.
Fasilitas yang tersedia Kawasan Pantai Prigi juga dilengkapi berbagai fasilitas wisata seperti: bumi perkemahan yang teduh, hotel dengan auditorium, rumah makan, serta lapangan tenis tempat parkir sangat luas. Kalau pengunjung ingin berlama-lama atau bermalam di pantai prigi, maka pengunjung pun bisa menginap di terdekat yang terletak di bibir pantai namanya Hotel Prigi. Tarifnya pun sangat terjangkau hanya Rp 240,000,-, dengan fasilitas: kamar ber-AC, TV, welcome drink, sarapan pagi, 2 double bed, ruang tamu dan teras dengan pemandangan ke taman yang asri. Sehingga, pengunjung terasa nyaman dan damai seperti berada di rumah sendiri, karena kesannya lapang dan enak untuk melepaskan lelah.
Jarak Hotel dengan pantai yang begitu dekat, sehingga dari pelataran Hotel, masih terdengar suara debur ombak yang datang silih berganti memecah pantai. Di pinggir pantai yang dibatasi dengan pasir berwarna putih, banyak berdiri warung-warung makanan dan minuman serta cafe yang berderet dan berjajar dengan rapi. Menunya pun cukup beragam. Mulai dari aneka seafood, nasi, mie goreng, soto, bakso, pecel dan lainnya.